HIGH POLITICS: KHAZANAH VISI POLITIK MUSLIM INDONESIA

Authors

  • Badarus Syamsi Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN STS Jambi

DOI:

https://doi.org/10.30631/tjd.v13i2.3

Keywords:

Struktural, Kultural, Developmentalisme, Akomodasi Politik, High Politics

Abstract

Artikel ini hendak membahas dua model visi demokrasi politik yang pernah menggaung di Indonesia yakni visi religius dan humanis. Pemetaan mengenai konsep dan gagasan mengenai demokrasi perlu dilakukan. Konsep demokrasi terkadang berkembang sesuai dengan latar sejarah di mana wacana tersebut dimunculkan. Maka upaya untuk memetakan bagaimana konsep demokrasi di negara yang homogen keagamaannya dengan negara yang plural keagamaannya penting untuk dipetakan. Artikel ini akan membahas isi demokrasi Amin Rais dan Gus Dur. Dalam asumsi penulis, antara paradigma demokrasi Amien Rais dan Abdurrahman Wahid memiliki nilai tipikal masing-masing. Nilai-nilai Tipikal ini sangat penting untuk diklarifikasikan karena hal itu akan memberikan wawasan mengenai kompleknya paradigma Islam mengenai demokrasi di Indonesia. Bagaimana pandangan Amien Rais dan Abdurrahman Wahid mengenai hubungan antar agama dan negara dalam frame demokrasi, dan sejauh mana hal itu berpengaruh terhadap paradigma dan gagasan serta perjuangan keduanya dalam merealisaikan konsep demokrasi di Indonesia.

Downloads

Published

2014-11-03

How to Cite

Syamsi, B. (2014). HIGH POLITICS: KHAZANAH VISI POLITIK MUSLIM INDONESIA. TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 13(2), 439–452. https://doi.org/10.30631/tjd.v13i2.3